Umum

RAPAT KOORDINASI EVALUASI JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM (JDIH) SE SULAWESI SELATAN

Rabu tanggal 10 Maret 2021, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare mengikuti Rapat Koodinasi Evaluasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) se Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan melalui Daring. Hadir Dalam kegiatan Rapat koordinasi tersebut Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU Kota parepare), Sekertaris beserta jajaran sekertariat Komisi Pemilihan Umum Kota Parepare (KPU) Rapat Koordinasi dibuka oleh Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Sulawesi Selatan UPI HASTATI. Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa JDIH merupakan program unggulan KPU, olehnya itu perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak khususnya dalam upaya menuju Pengelolaan JDIH terbaik di tingkat Nasional, karenanya ia meminta kepada seluruh Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan se Kabupaten/Kota untuk dapat lebih intens melalukan pemantauan dan koordinasi dalam pelaksanaan JDIH di Kabupaten/Kota masing-masing, menelusuri dokumen-dokumen keputusan sejak berdirinya KPU Kabupaten/Kota, melakukan rapat mingguan untuk memantau perkembangan pelaksanaan JDIH dan melaporkan perkembangan JDIH dalam Rapat Pleno rutin yang dilaksanakan. Selain itu Upi Hastati juga menyampaikan bahwa ia dapat memahami jika pengelolaan JDIH di Kabupaten/Kota terkendala anggaran, namun hal itu justru merupakan suatu tantangan bagi kita untuk tetap semangat melaksanakan tugas.

Kunjungi KPU Kota Parepare, Plt KPU RI: Jaga Solidaritas

Pelaksana Tugas (Plt) KPU RI, Ilham Saputra, beserta rombongan mengunjungi kantor KPU Kota Parepare, Sabtu (20/02/2021). Hadir Komoisioner KPU Prov Sulawesi Barat, , serta komisioner Provinsi Sulawesi Selatan KPU Kabupaten Barru dan KPU Kabupaten Pangkep. Ilham mengapresiasi Kantor KPU Kota  Parepare yang kini menjadi milik sendiri, dan ruang Media Centre KPU Kota Parepare yang sangat representatif. Ilham mengatakan, komisioner maupun sekretariat diharapkan menjaga solidaritas. Karena, kata dia, pihaknya tidak ingin mendengar informasi terkait konflik internal. “Saya tidak mau lagi dengar sekretariat ada ribut ribut dengan komisioner karena masing-masing sudah jelas tugasnya sesuai undang-undang. Jangan komisioner bekerja untuk sekretariat dan sebaliknya, mari saling menjaga dan menghormati,” katanya. Oleh karena itu, Ilham menekankan, komisioner maupun sekretariat harus maksimal dalam bekerja dan melayani, karena semangat melayani merupakan wujud semangat dalam berdemokrasi, pemilu dan pemilihan. “Harus aktif mengikuti sosialisasi baik dari Pemerintah Kota maupun Partai politik. Itu demi meningkatkan kualitas berdemokrasi, paling tidak paham seputar kepemiluan apapun divisi dan tupoksinya. Jadi, meskipun belum ada tahapan tapi tetap harus tetap disiplin berkantor, agar bisa jadi teladan,” paparnya. Sementara, Ketua KPU Kota Parepare, Hasruddin Husain mengungkapkan, pihaknya berterima kasih kepada Plt Ketua KPU RI beserta rombongan atas kunjungannya di Kantor KPU Kota Parepare. “Terima kasih juga untuk segala masukan dan motivasi yang diberikan Pak Ketua. Apa yang beliau sampaikan kami akan laksanakan dengan optimal dan sungguh-sungguh,” tandasnya. Sekadar diketahui, sebelum berkunjung ke Kantor KPU Kota Parepare Ilham bersama rombongan terlebih dahulu mengunjungi Kantor KPU Prov.Sulawesi Barat  untuk memberikan bantuan atas bencana gempa yang melanda di Sulawesi Barat.

PROGRAM DESA MELEK POLITIK

KPU Kota Parepare melaksanakan Rapat Internal di ruang Media Centre KPU Kota Parepare dalam kegiatan tersebut salah satu pokok pembahasannya adalah “Program Desa/kelurahan Melek Politik “ Ketua KPU Kota Parepare Hasruddin Husain dalam kesempatan tersebut menjelaskan program ini adalah program yang diluncurkan oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan ke semua KPU Kabupaten atau Kota se Sulawesi Selatan beliau berharap KPU Kota Parepare membangun sinergitas dengan pemangku kepentingan  di Kota Parepare untuk mensukseskan prongram ini.,ujarnya. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih ,Parmas, dan SDM KPU Kota parepare Firman Mustafa mengatakan tujuan dari kegiatan ” Desa Melek Politik”   untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pendidikan politik agar masyarakat tidak apatis terhadap Informasi dan kegiatan-kegiatan politik , adapun kriteria untuk menetapkan “Desa melek Politik” diantaramya kita memilih Desa yang tingkat partisipasi politiknya  baik dan tingkat partisipasi politiknya rendah , Desa dengan tingkat partisipasi yang baik dipilih karena kita berharap masyarakatnya bisa berkolaborasi dengan KPU dalam hal membangun kesadaran politik masyarakat. Sementara Desa dengan tingkat partisipasi rendah di pilih untuk membangkitkan kesadaran politiknya agar koperatif dalam kegiatan-kegiatan politik . Beliau menambahkan bahwa di Kota Parepare tidak mempunyai Desa maka yang akan disasar adalah kelurahan dalam lingkup Kota Parepare,. Ujarnya Hadir dalam Kegiatan Rapat Internal ini Ketua dan Anggota KPU Kota Parepare,Sekertaris ,Kasubbag Serta jajaran staf KPU Kota Parepare , kegiatan ini di laksanakan Pada hari senin 25/01/2021 di ruang Media Centre. Share this:

Pembahasan Renja ( Rencana Kerja ) KPU Kota Parepare 2021

Setiap tahunnya Renja( rencana kerja ) ini di bahas oleh KPU Kota parepare dan pembahasan ini dilaksanakan di akhir tahun sekaligus menjadi evaluasi  capaian  kerja di tahun 2020 Renja ( Rencana kerja) ini merupakan panduan pelaksanaan dan tugas pokok dan fungsi Komisi Pemilhan Umum Khususnya KPU Kota Parepare dalam melaksanakan rencana kerja kedepannya sehingga dengan panduan Renja (Rencana Kerja) yang spesifik ,terukur,dapat dijangkau ,wajar .dan terjadwal disertai dengan panduan prinsip-prinsip Komisi Pemilihan Umum  dapat berjalan  sesuai dengan Visi dan Misi dari Komisi pemilihan Umum itu sendiri. Dalam arahannya Hasruddin Husaen menjelaskan pembuatan Renja (Rencana Kerja) untuk lingkup KPU Kota Parepare di sandingkan dengan evaluasi capaian  Renja (Rencana Kerja ) sebelumnya ini akan menjadi tolak ukur dalam pembuatan Renja (Rencana Kerja ) kedepannya.tandasnya kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu/30/12/2020 Hadir dalam kegiatan ini Ketua dan Anggota , sekertaris,kasubbag,beserta jajaran staf sekretariat KPU Kota parepare  dan dilaksanakan di ruang media centre KPU Kota parepare

Study Tokoh Peserta Darul Arqam Madya Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa dan Mahasiswi Muhammadiyah Parepare.

Kegiatan dimulai pukul 09.25 WITA, peserta Darul Arqam Madya IMM yang berjumlah 12 orang diterima oleh Komisioner KPU Kota Parepare Safriani Sudirman, Firman Mustafa dan Hamzah. Dalam sambutannya Firman Mustafa menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia yang terjun langsung adalah KPU secara keseluruhan di Indonesia, masyarakat menganggap bahwa pesta demokrasi itu hanya pada saat pemungutan suara saja, padahal sesungguhnya jauh sebelum itu tahapan demokrasi sudah berjalan, hari pemungutan suara hanyalah bagian terkecil dari pesta demokrasi. Safriani Sudirman selaku Komisioner KPU Kota Parepare yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan menyampaikan terima kasih kepada para peserta Darul Arqam IMM yang menyempatkan waktu untuk hadir di KPU Kota Parepare untuk berdiskusi mengenai demokrasi di Indonesia. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait Geliat Demokrasi di Indonesia. Kegiatan berakhir pada pukul 12.45 WITA. Di ruang Media Centre KPU Kota Parepare

ASN Sekretariat KPU Kota Parepare Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

Bertepatan pada Apel pagi Senin, 7 Desember 2020, di Kantor KPU Kota Parepare dilaksanakan penyerahan piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI No. 71 / TK/Tahun 2020 Tentang Penganugrahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya oleh Sekretaris KPU Kota Parepare, H. Santoso. Sesuai ketentuan, Tanda Kehormatan tersebut diberikan sebagai Penghargaan Kepada PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus. “Satya Lencana dan Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada enam Pegawai Negeri Sipil di KPU Kota Parepare dimana ke -6 PNS tersebut dianggap memenuhi syarat-syarat untuk mendapatkan tanda kehormatan, masa bekerja secara terus menerus paling singkat selama 10 (sepuluh) Tahun, 20 (dua puluh) Tahun, dan 30 (tiga puluh) T Berikut ini nama-nama PNS penerima tanda kehormatan karena telah mengabdi di KPU Kota Parepare  : 1. H. Santoso, Sekretaris KPU, 30 tahun 2. Sitti Mihdar, Kasubag KUL, 20 tahun 3. Sahabuddin, Kasubag Hukum, 10 tahun 4. Kasma, Staf Divisi Hukum, 10 tahun 5. Fahri, Staf Divisi KUL, 10 tahun 6. Muslimin, Staf Divisi KUL,  10 tahun Segenap Komisioner KPU Kota Parepare menyampaikan ucapan selamat dan berharap Tanda kehormatan yang merupakan penghargaan atau apresiasi pemerintah kepada para Abdi Negara yang telah mengabdikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara dalam jangka waktu tertentu dapat menjadi motivasi bagi teman-teman ASN untuk dapat bekerja dan tetap semangat dalam pengabdian utamanya dalam menghadapi dinamika Pemilihan      dan Pemiludi masa mendatang.

Populer

Belum ada data.