Berita Terkini

KPU KOTA PAREPARE SADAR ASAS PENYELENGGARA PEMILU

kota-parepare.kpu.go.id-Ketua KPU Kota Parepare Hasruddin Husain, SH.MH  sebagai Pembina upacara pada Peringatan Hari Kesadaran Nasional Satker KPU Kota Parepare dan dihadiri oleh Komisioner, Sekretaris, Kasubag dan semua staf, bertempat di Halaman Kantor KPU Kota Parepare, Senin (17/01/2022). Upacara Hari kesadaran Nasional merupakan upacara bendera rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulannya sekaligus sebagai momentum Aparatur Sipil Negara (ASN) memantapkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat serta memahami dengan baik Asas-asas Penyelenggara sesuai yang tertuang dalam UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu. "Otak  Manusia mampu berfikir sebanyak 70.000 per Hari, jadi jika dikalkulasi dalam sebulan manusia mampu melakukan  sebanyak 2.100.000. Setiap bulan hanya pada Tgl. 17, kita diminta berfikir menjadikan 1 hari ini sebagai momentum  mereview diri utamanya dalam kehidupan kita selaku ASN dan Penyenggara Pemilu/Pemilihan" kata Hasruddin Husain mengawali kata sambutannya. Lanjutnya,  Pada hari Kesadaran Nasional ini kita tetap harus merawat semangat dan kebersamaan utamanya dalam mempersiapkan diri songsong  Tahapan Pemilu 2024. ASN KPU harus dapat menyadari dirinya sebagai pelayan masyarakat dan sekaligus penyelenggara Pemilu. Tantangan Pemilu ke depan yang sangat dinamis membutuhkan Profesionalisme dan Integritas kita dalam mewujudkan harapan Pemilu yang lebih Berkualitas, ujarnya. Terima kasih kepada teman-teman yang selama ini disiplin dan konsisten dalam membuka ruang-ruang diskusi, komunikasi sehingga satker kita sudah mengarah ke penguatan kelembagaan yang lebih baik ke depan, tetap jaga sehat dan semangat, tutup beliau dalam sambutannya.

KPU KOTA PAREPARE GELAR RAPAT KOORDINASI PDPB TRIWULAN IV TAHUN 202I BERDASARKAN PKPU NOMOR 6 TAHUN 2021

parepare kpu.go.id-Senin, 27 Desember 2021 Jam 09.00 Wita., bertempat di Media Center Komisi Pemilihan Umum Kota Parepare dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV Tahun 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, para Kepala Sub Bagian dalam lingkup KPU Kota Parepare dan perwakilan dari instansi/institusi yang terdiri dari   Bawaslu Kota Parepare, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Parepare, Badan Pembinaan Kesbangpol Kota Parepare, Dinas Sosial Kota Parepare, Polres Parepare, Kodim 1405 Mlts, Batalyon B Brimob Parepare, Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Kecamatan Soreang, Kecamatan Bacukiki Barat, DPD II KNPI Kota Parepare, PKK Kota Parepare, BKMT Kota Parepare, Koalisi Perempuan Indonesia Kota Parepare, PWI Kota Parepare, serta Aliansi Jurnalis Independen Kota Parepare. Dalam sambutannya Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Parepare, Hasruddin Husain menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi kali ini berbeda dengan  pelaksanaan kegiatan sebelumnya, dimana pelaksanaannya kali ini lebih banyak melibatkan stakeholder lainnya serta pada saat yang bersamaan juga dilakukan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dihadiri oleh KPU dan stakeholder dari 24 Kabupaten/ Kota.melalui sambungan Aplikasi Zoom Meeting Hibryd yang dilanjutkan kemudian dengan Launching Aplikasi SIPDAPIL 73.21 oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan. Pada sesi pemaparan dan penjelasan teknis, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Mursalin Muslimin menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi PDPB Triwulan IV Tahun 2021 adalah Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan adapun progress pemutakhiran data pemilih yang terhimpun sebanyak 98.668 Pemilih dengan rincian Pemilih Laki-laki 47.535 dan Pemilih Perempuan 51.113 yang tersebar di 4 (empat) kecamatan pada 22 (dua puluh dua) kelurahan pada 428 (empat ratus dua puluh delapan) TPS. Sementara Pemilih Baru (Pemilih Pemula) terdata sebanyak 30 (tiga puluh) Pemilih serta Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (Meninggal Dunia) sebanyak 34 (tiga puluh empat) Pemilih dan tidak ada Pemilih yang melakukan Ubah Data. Data tersebut bersumber dari hasil pengawasan Bawaslu Kota Parepare, tanggapan dan masukan masyarakat serta temuan KPU Kota Parepare yang sebelumnya telah dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Kader DP3 KPU Kota Parepare Kemas Sosialisasi Dengan Diskusi Lepas

Parepare kpu.go.id - Kader Desa/Kelurahan Peduli Pemuli dan Pemilihan (DP3) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare melakukan sosialisasi. Kader DP3 dari Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare, mengemas sosialisasi dengan cara diskusi lepas dengan warga. Ada tiga orang Kader DP3 yang melakukan sosialisasi. Mereka dari Basis Perempuan. Para kader itu tergabung dalam Majelis Ta"lim Al-Latief  Kelurahan Bumi Harapan. Mereka pun bersosialisasi menyampaikan sejumlah materi yang telah didapatkan saat mengikuti kegiatan DP3. Memberikan edukasi kepada anggota majelis ta'lim Al-latief  tentang pendidikan pemilih hingga Bahaya informasi hoax. Salah satu yang menjadi pokok diskusi mereka juga adalah, politik uang. Kata mereka kondisi itu sering terjadi di masyarakat. Kata mereka juga politik uang ini sering terjadi. Ini adalah PR bersama. Terus mengedukasi ke warga agar tidak menerima pemberian apapun dari calon manapun. Gunakan hak pilih kita tanpa harus dibeli. Soal informasi Hoax, Kader DP3 juga mengingatkan agar tidak menelan informasi mentah-mentah. Apalagi, kata mereka, kalangan ibu-ibu paling rentan termakan informasi hoax. Mereka pun juga mengimbau warga agar tak sungkan membagikan informasi ke Kader DP3 jika menemukan informasi terkait pemilu dan pemilihan. Agar, kata mereka, informasi itu bisa dikroscek kebenarnya sebelum dibagikan ke secara meluas. Tonton videonya disini

Kader DP3 Basis Pemilih Pemuda KPU Kota Parepare Edukasi Warga Kenali Hoax

parepare kpu.go.id-, Kader Desa/Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) Basis Pemilih Muda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, melakukan sosialisasi ke warga, sebagai bentuk tindak lanjut dari pelatihan Kader Desa/Kelurahan peduli pemilu dan pemilihan yang Sudah di Ikuti ,  Materi yang disampaikan tentang cara mengenali informasi hoax.  Kader DP3 KPU Parepare, Basis Pemilih Muda, Mulyadi Ma'ruf memberikan materi tentang cara mengenali informasi hoax, ke warga Kelurahan Bumi Harapan. Kader DP3 memanfaatkan memontum pembagian bantuan Program Kelurga Harapan (PKH) untuk mensosialisasikan materi yang didapatkan saat proses kegiatan DP3.  Saat sosialisasi, Mulyadi Ma'ruf sempat memberikan tiga ciri infomasi hoax. Yakni pertama, sumber informasi tidak jelas asalnya dan cenderung mengadu domba. Kedua, biasanya orang yang menyebarkan informasi meminta agar itu informasi tersebut di sebarluaskan.  Dan yang ketiga, sering kali informasi hoax tidak memiliki elemen pendukung. Seperti foto atau video. Setelah memperkenalkan ciri, Kader DP3 juga memberikan cara menangkap informasi hoax. Seperti, harus berani mempertanyakan, membandingkan dengan informasi lainnya. Kemudian, harus disaring baik-baik, ditimbang-timbang dan diperkirakan dampaknya dahulu, sebelum informasi dibagikan. Selain itu, Kader DP3 juga menyampaikan ke warga adanya Rumah Pintar Pemilu (RPP) di Kantor KPU Kota Parepare. Di situ, segala bentuk informasi mengenai pemilu dan pemilihan bisa didapatkan dengan jelas dan lengkap.

Jalin Kerja Sama KPU Parepare dan Kesbangpol Kota Parepare

Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Kader Desa /Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare yang dikerjasamakan oleh Pemerintah Daerah Kota Parepare dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare dilaksanakan selama tiga hari berkhir pada hari Jumat 26 November 2021 yang bertempat di dua lokasi yaitu di Kantor Kesbangpol dan di Kantor KPU Kota Parepare. Hasruddin Husain Ketua KPU Kota Parepare menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kesbangpol Kota Parepare yang telah berkolaborasi atau bekerja sama dengan KPU Kota Parepare sehingga kegiatan ini bisa terwujud , selain itu beliau juga mengucapkan apresiasi kepada peserta kader pelatihan Desa / Kelurahan Pedulu Pemilu dan Pemilihan yang selama tiga hari dengan tekun mengikuti kegiatan inidan kedepannya beliau berharap hubungan kerja sama dengan Kesbangpol tetap berlanjut”.Ujarnya. Asri Kepala Bidang Nilai Nilai Kebangsaan Kesbangpol Kota Parepare menyambut baik Kerjasama ini dan pihaknya siap untuk bekerjasama Kembali dengan KPU Kota Parepare dalam hal Pendidikan Politik dan Pendidikan Demokrasi di Kota Parepare’.tandasnya Kegiatan Pelatihan Kader Desa / Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan di hadiri oleh Kepala Bidang beserta jajaran staf Kesbangpol ,Ketua dan Anggota besrta jajaran Sekertariat KPU Kota Parepare

Hari Kedua Pelaksaan DP3 KPU Parepare, Peserta Dapat Materi Komunikasi Publik dan Pencegahan Politik Uang

Kegiatan Desa/Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, memasuki hari kedua. Kali ini, peserta diberikan dua materi. Pertama, teknik komunikasi publik. Kedua, pendidikan pemilih dalam pencegahan politik uang. Hari kedua pelaksanaan DP3 itu, masing-masing dilaksanakan di dua kelurahan. Di Kelurahan Bumi Harapan dan Kelurahan Ujung Sabbang. Di Kelurahan Bumi Harapan bertempat di media center KPU Parepare, yang menjadi pemateri pertama Komisioner Divisi Sosialisasi, SDM, Parmas dan Pendidikan, Firman Mustafa. membawakan materi Teknik Komunikasi Publik. Didampingi staf Kesbangpol Kota Parepare menjadi moderator. Sedangkan pemateri kedua Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Mursalin Muslimin. Membawakan materi pendidikan pemilih dalam pencegahan politik uang. Sementara, di Kelurahan Ujung Sabbang, pemateri pertama oleh Kasubbag Program dan Data, Sitti Kadria Kadir. Dan pemateri kedua, yakni Komisioner Divisi Teknis, Safriani Sudirman. “Di hari terakhir, peserta juga akan diberikan dua materi. Yakni, teknik dan metode identifikasi berita hoax dan modus operandi dan solusi kampanye sara,” jelas Firman Mustafa, Kamis (25/11/2021). Sebagai informasi, di hari pertama, materi yang diberikan ke peserta adalah pentingnya demokrasi, pemilu, pemilihan dan partisipasi. Dan, pemahaman tentang tahapan pemilu dan pemilihan.(*)