Sosialisasi

Perempuan Dan Demokrasi

Kaum perempuan harus mempersiapkan diri dengan terus menerus meningkatkan kualitas individu dalam ilmu pengetahuan, kemampuan berorganisasi dan memimpin, sehingga memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa yang bersangkutan memiliki kapasitas (kecakapan), dan kapabilitas (kemampuan) untuk menjadi pemimpin hal ini disampaikan oleh Kordiv Sosdiklih KPU Kota Parepare Firman Mustafa dalam kegiatan kunjungan Srikandi Pemuda Pancasila ke Rumah Pintar Pemilu Mappamacca dan acara ini di pandu oleh Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kota Kota Parepare Muhammad Asrul sebagai Moderator , Selasa (28/9/2021) . Lanjut Firman menjelaskan apa yang harus dilakukan untuk medorong peningkatan partisipasi politik perempuan Pertama, harus dimulai pendidikan dari keluarga, bahwa berkiprah serta berpartisipasi di dunia politik adalah salah satu bagian yang penting untuk membagun masyarakat, bangsa dan negara. Kedua, anak perempuan yang mengikuti pendidikan sejak disekolah menengah, sebaiknya didorong untuk mengikuti organisasi intra dan ekstra sekolah .Ketiga, memberikan advokasi terhadap kaum perempuan supaya terpanggil untuk berpartisipasi dalam politik. Keempat, mempersiapkan generasi perempuan sejak dini untuk terpanggil dan tertantang memasuki dunia politik. Dengan cara ini , maka masa depan akan semakin banyak  perempuan yang berkiprah dalam dunia politik. Kelima,  memberi pencerahan , penyadaran dan dorongan kepada kaum perempuan supaya berpartisipasi dalam kegiatan politik .ujarnya Safriani Sudirman Kordiv Teknis dan Penyelenggara KPU Kota parepare  menjadi Narasumber kedua beliau mengatakan  Untuk bisa menjadi pemimpin yang berhasil, maka kaum perempuan harus melakukan. Pertama, harus dipersiapkan dan mempersiapkan diri sejak dini, mengikuti pendidikan dari sekolah dasar sampai univestas (S1, S2 dan S3) pada sekolah-sekolah yang bekualitas baik dan sudah mempunyai nama. Kedua, berlatih menjadi pemimpin organisasi pelajar, mahasiwa, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat , karena politik merupakan instrumen dalam negara demokrasi, . Keempat, meperkuat iman dan ketaqwaan kepada Allah, dengan melatih diri menjalankan perbutaan yag baik untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara. Kelima, menjadi pemimpin yang selalu membela, melindung dan membantu rakyat.’.tandasnya. Melalui perwakilan srikandi Pemuda Pancasila Dina Amalia berterima kasih dengan adanya kegiatan di rumah Pintar Pemilu Mappamacca  dalam menambah wawasan mengenai Perempuan dan Demokrasi yang di pandu oleh kedua Narasumber dari KPU Kota Parepare. Kegiatan ini di hadiri oleh Kordiv Sosdiklih dan Kordiv Teknis dan Penyelenggaraan KPU Kota Parepare beserta staf dan Anggota Srikandi Pemuda Pancasila Kota Parepare kegiatan bertempat di Rumah Pintar Pemilu Mappmacca.

Sosialisasi Desa /Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan Ke Pemerintah Kota Parepare

Audience KPU Kota Parepare terkait kegiatan sosialisasi Desa/Kelurahan  Peduli Pemilu dan Pemilihan ke Pemerintah Kota Parepare dan disambut secara langsung oleh Walikota Parepare Taufan Pawe di ruang kerjanya , Senin ( 11/05/2021) Menindak lanjuti surat KPU Provinsi Sulawesi Selatan terkait pembentukan Desa/ Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk menjalin kerja sama dalam program kegiatan tersebut. Hasruddin Husain Ketua KPU Kota Parepare melaporkan progress perkembangan Desa/Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan kepada audience yang hadir bahwa KPU Kota Parepare telah Memilih Kelurahan Bumi Harapan sebagai Role Model dalam kegiatan ini, KPU Kota Parepare telah Berkoordinasi dengan Camat Bacukiki Barat dan Lurah Bumi Harapan dalam hal ini Camat Bacukiki barat dan Lurah Bumi Harapan Menyambut baik kegiatan ini’.ujar Ketua KPU Kota Parepare Hasruddin Husain Tujuan Desa / Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan pertama membangun kesadaran poltik masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat ke dua meningkatkan pengetahuan tentang kepemiluan dan Demokrasi ketiga mengedukasi masyarakat dalam memfilter informasi ,sehingga masyarakat tidak mudah termakan isu hoaks terkait kepemiluaan , ke empat meningkatkan partisipasi pemilih baik secara kuantitas maupun kualitas, ke lima memberikan edukasi kepada masyarkat untuk tidak melakukan praktek politik uang menjelang pemilu dan pemilihan ini , dijelaskan oleh Firman Mustafa Komisioner Divisi Pendidikan Pemilih , Parmas, dan SDM KPU Kota Parepare Dalam arahannya  Walikota Parepare Taufan Pawe meminta agar program Desa/Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pemilihan nantinya dan  menginstruksikan  kepada jajaranya untuk supporting system dengan  KPU Kota Parepare dalam kegiatan sosialisasi Desa/Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan , beliau berharap dengan adanya program ini Kota Parepare bisa menjadi Role Model dalam Pemilihan nanti dan semua stake holder dapat menciptakan pemilihan yang kondusif ,transparan , dan berintegritas. Hadir dalam kegiatan ini Walikota Parepare , Asisten I, Asisten III, Kadis Disdukcapil,Plt.Kominfo , Kadis Kesbangpol beserta jajaran Pemerintah Kota Parepare, dan Ketua dan Anggota ,Sekertaris, dan Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kota Parepare.

Sosialisasi Bakohumas KPU Kota Parepare

Senin (26-April-2021)  Tim Bakohumas KPU Kota Parepare Mengunjungi Kantor DPC Partai Bulan Bintang untuk mensosialisasikan pembentukan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) KPU Kota Parepare. Hadir dalam kegiatan itu Ketua dan Pengurus Partai Bulan Bintang , Ketua Bakohumas KPU Kota Parepare  , Ketua Pelaksana Bakohumas Kota Parepare beserta jajaran staf sekertariat KPU Kota Parepare. Ketua Bakohumas KPU Kota Parepare  Santoso memaparkan maksud dan tujuan dibentuknya Bakohumas ini yaitu sebgai sarana untuk menyebarkan informasi tentang kegiatan-kegiatan KPU baik di masa tanpa ada tahapan pemilu dan pemilihan maupun di masa ada tahapan Pemilu dan Pemilihan dan juga sebagai sharing informasi antar Instansi atau Lembaga termasuk partai politik dalam menyampaikan kegiatannya yang bersinggungan dengan KPU. Ketua Pelaksana Bakohumas KPU Kota Parepare Muh. Asrul Amin menambahkan bahwa Bakohumas ini akan di bentuk group Whats App (WA) yang anggotanya terdiri dari tim kehumasan di setiap Instansi atau Lembaga yang telah di list oleh KPU Kota Parepare. Sudirman Tansi Ketua Partai Bulan Bintang berterima kasih dan menyanbut baik atas pembentukan Bakohumas ini karaena sebagai sarana informasi dalam menyebarkan kegiatan-kegiatan KPU maupun kegiatan-kegiatan Partai Politik seperti Pendidikan politik dan Pendidikan Pemilih.

Generasi Millenial (Pemilih Pemula)

Senin (26/04/2021)  di  Bulan Ramadhan ini KPU Kota Parepare  tetap melaksanakan  kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih yang bertempat di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Mappamacca peserta yang hadir dalam kegiatan ini dari Remaja Mesjid AL-Latief Kota Parepare fakta menarik kaum Millenial (Pemilih Pemula) yang pertama Jumlah lebih dari 5 Juta Pemilih ke dua Era Komunikasi Digital ke tiga Millenial jadi opinion leader dalam lingkungannya ke empat punya komunitas yang beragam Firman Mustafa Divisi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM memaparkan generasi millennial termasuk segmen unik dan memiliki pengaruh dalam arah Demokrasi , oleh karna itu baik partai politik atupun pasangan calon di pilpres maupun  pilkada merangkul generasi Millenial untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi karena secara kuantitas jumlahnya tidak sedikit.

Sosialisasi Pendidikan Pemilih

Pentingnya Pemilu dan Pemilihan  sebagai arena bagi warga negara/masyarakat untuk mengekspresikan hak-hak dasar secara bebas juga sebagai sarana bagi pemimpin – pemimpin politik untuk memperoleh legitimasi dan sebagai sarana peralihan kekuasaan secara reguler dan damai serta sebagai sarana evaluasi bagi wakil-wakil rakyat dan pemerintah Menjadi pemateri pertama Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Parepare Hamzah menjelaskan bahwa  Pemilu  adalah sarana kedaulan rakyat untuk memilih anggota DPR RI, DPRD Prov, DPRD Kab/Kota, DPD, Presiden dan Wakil Presiden sedangkan Pemilihan adalah sarana kedaulatan rakyat di wilayah Provinsi dan kab/kota untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota/Bupati dan Wakil Bupati. “Varian Sistem pemilu  terbagi atas dua bagian pertama   Distrik (Pluralitas/Mayoritas) Sistem pemilu bedasarkan lokasi daerah pemilihan bukan bedasarkan jumlah penduduk dan pemenang pemilu adalah wakil yang memperoleh suara terbanyak dibandingkan dengan calon lain dan penekanan pada suara terbanyak yang kedua Proporsional (terbuka / tertutup) sistem pemilu yang menjamin adanya perimbangan atau proporsionalitas, antara perolehan suara dengan perolehan kursi oleh partai politik dalam pemilu”. Ujar Hamzah selaku Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Parepare. Firman Mustafa menjadi pemateri ke dua dalam kegiatan sosialisasi perndidikan pemilih yang di ikuti oleh pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia {PMII} Kota Parepare , beliau mengangkat tema “Generasi Milenial ( Pemilih Pemula) “ fakta menarik Generasi Milenial  adalah  pertama Jumlah lebiih dari 5 juta pemilih pada pemilu 2019 ke dua Era komunikasi digital (gadget) ke tiga Millenial jadi opinion leader dalam lingkungannya ke empat punya komunitas yang beragam, dengan adanya fakta-fakta ini maka timbul ragam persepsi tentang Generasi Milenial yang pertama Jumlah (kuantitas) yang besar , ke dua Memiliki segmen unik dan sulit diatur, ke tiga potensi “kekawatiran golput , dan yang ke empat banyak  Organisasi Sosial Politik (Orsospol) yang mengklaim sebgai wadah  penyalur aspirasi kaum millenal.tandas Firman Mustafa Komisioner Divisi Pendidikan Pemilih, PARMAS dan SDM KPU Kota Parepare. Rumah Pintar Pemilu Mappamacca menjadi tempat dilaksanakannya Sosialisasi Pendidikan pemilih ini Dan dilaksanakan pada hari kamis tgl 01/04/2021 yang diiukuti oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Parepare.

Meningkatkan Partisipasi Politik adalah Tugas Kita Bersama

Partisipasi politik merupakan salah satu unsur aspek penting dalam demokrasi , demokrasi dan partisipasi seperti mata uang yang tak bisa dipisahkan,  satu sama lain memiliki fungsi masing masing ,tujuannya sama yaitu bagaimana masyarakat dapat sejahtera. Firman Mustafa selaku Komisioner Divisi pendidikan pemilih, PARMAS dan SDM KPU Kota Parepare menjelaskan setiap keputusan politik yang di buat oleh pemerintah harus berdasarkan kepentingan rakyat , bukan kepentingan pribadi maupun golongan “Jadi partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik dengan jalan memilih pemimpin Negara dan secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan Negara”. Ujar Firman Mustafa Komisioner Divisi Pendidikan Pemilih,PARMAS dan SDM Kpu Kota Parepare Kunjungan Lembaga sosial Lazismu Kota Parepare ke Rumah Pintar Pemilu Mappamacca senin 22/03/2021 bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran masyarakat dalam meningkatkan partisipasi politik dalam pemilihan maupun pemilu, apalagi sebagai lembaga sosial tentu lazismu sering kali bersentuhan langsung dengan masyarakat, untuk itu ketika lazismu terjun dimasyarakat KPU berharap lazismu juga bisa memberikan pendidikan pemilih, membangkitkan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan partisipasi politik khususnya di Kota Parepare